Powered By Blogger

Jumat, 15 Februari 2013

Kita Menikah Saja


"Aku suka, kau suka. Kamu cinta, aku juga. Ya sudah kita menikah saja"
"Tapi kita berbeda keyakinan"
"Berbeda keyakinan? Maksudmu?"
"Kamu yakin jika kamu bisa diterima oleh keluargaku, tapi aku tidak yakin jika aku bisa diterima oleh keluargamu"
"Haiiih, tolong buang kata-katamu itu, yang terpenting kita saling mencinta. Bukankah kau tahu kekuatan cinta itu dahsyat? Cinta dapat memporak-porandakan kota, cinta dapat membuat yang waras jadi gila, cinta juga yang membuat Arok menamatkan hidup Tunggal Ametung. Dahsyat bukan??!
"Tapi tidakkah aku terlalu tinggi berharap? Engkau gadis cantik jelita, sedangkan aku hanya seekor tikus rumahan. Biar kupertegas, engkau manusia dan aku hewan!”

2 komentar:

  1. Salam.
    Seekor Tikus rumah bisa jatuh cinta pula ya, emm baru tau aku ada yang seperti itu, cinta katanya bisa hadir dimana saja, tak peduli pada manusia atau hewan seperti Tikus...tapi sayang, Sekarang Cinta sekedar di jadikan alamat, mirip seperti politisi menjadikan rakyat sebagai alamat untuk meraih kekuasaan..Tapi cinta tetap cinta kata seorang teman.
    Salam.

    BalasHapus